Mengenal Jenis Website Berdasarkan Sifat dan Kontennya

mengenal jenis website

Mengenal jenis website dapat dimulai dengan mengetahui kontennya. Sebagian besar website yang ada di internet adalah untuk kepentingan komersial yang bersifat bisnis dan perdagangan (baca “Fungsi Utama Website” untuk mengetahui fungsi-fungsi website lainnya).

Secara terminologi, website adalah kumpulan dari halaman situs yang terangkum dalam sebuah domain atau sub domain dan berada dalam World Wide Web (WWW) yang ada di internet. Website merupakan suatu media yang ada di dalam internet dan berisi berbagai macam informasi yang tak terbatas.

Mengenal Jenis Website: Sifat

Berdasarkan sifatnya, website dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

1 – Website Statis

Konten tidak dapat diperbarui secara fleksibel dan perlu melakukan code ulang. Banyak digunakan untuk website yang tidak memerlukan banyak perubahan, seperti company profile dan corporate website.

2 – Website Dinamis

Konten dapat diperbarui tanpa harus menambah code. Website ini memiliki system CMS (Content Management System) yang berfungsi sebagai sarana untuk menambah, memperbarui, dan menghapus konten website.

Mengenal Jenis Website: Konten

Jika dilihat dari kontennya, maka website dibagi menjadi 11 jenis, yaitu:

1 – Mesin Pencari

Biasanya terdapat kolom kosong pada halaman web yang perlu diisi oleh pengunjung website untuk memulai pencarian. Contoh: Google.

2 – Blog

Berisi tulisan-tulisan yang dimuat sebagai posting. Sebagian blog dipelihara oleh penulis tunggal dan sebagian lainnya oleh beberapa penulis. Konten dari blog pun beragam, tergantung dari tujuan penulis membuat blog. Contoh: WordPress.

3 – Networking dan Media Sosial

Membuat user untuk mudah berbagi, berpartisipasi, dan menciptakan isi konten dari halaman mereka dan dapat berinteraksi dengan user lainnya. Contoh: Facebook.

4 – Forum

Berfokus pada interaksi member untuk berdiskusi dan bertukar informasi sesuai dengan topik yang terdapat dalam forum tersebut. Contoh: Kaskus.

5 – Portal Berita dan Informasi

Konten website harus selalu diperbarui setiap hari, jam, menit, bahkan detik. Konsep dan karakteristik jenis ini berbeda-beda karena disesuaikan dengan jenis berita dan target pembacanya. Contoh: Detik (portal berita umum) dan Femina (portal informasi khusus majalah wanita).

6 – Multimedia

Konten berisi window bagi user untuk melakukan streaming video dan audio tanpa harus mengunduhnya terlebih dahulu. Dapat juga berupa galeri foto-foto. Contoh: Youtube (streaming video) dan Unsplash (galeri foto).

7 – E-Learning

Biasanya dimanfaatkan oleh organisasi pendidikan atau perusahaan untuk menyediakan fasilitas belajar dan pelatihan melalu internet.  Contoh: W3Schools.

8 – E-Commerce

Berperan sebagai toko virtual di mana para pengunjung dapat melihat, memilih, serta melakukan pembelian berbagai produk yang dipublikasikan. Contoh: E-Bay.

9 – Cloud

Merupakan pengembangan dari website media sharing. Website ini memberikan fasilitas penyimpanan sekaligus berbagi file bagi anggotanya. Contoh: GoogleDrive.

10 – Company Profile

Website sederhana yang menampilkan profil dan produk/jasa, serta portofolio perusahaan.

11 – Corporate Website

Website yang cukup kompleks, berisi informasi lengkap mengenai perusahaan secara keseluruhan, baik dari latar belaakng, pengurus, jasa, hingga kegiatan yang dilakukan

 

Beekreatif adalah agen konsultasi yang juga bergerak di bidang pengembangan website, desain grafis, dan digital marketing. Jika Anda ingin membangun website untuk pribadi ataupun bisnis, kami siap untuk mendengar cerita Anda dan apa yang ingin Anda capai di masa depan.